Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

Menhub Minta Boeing Tanggung Jawab kepada Korban Lion Air

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2019-10-31
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Baca Artikel”]

KeuanganNegara.id– Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meminta produsen pesawat asal Amerika Serikat (AS), Boeing bertanggung jawab kepada keluarga korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-610.

Seperti yang diketahui, Lion Air JT-610 yang menggunakan pesawat Boeing 737 Max 8 jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat pada 29 Oktober 2018 lalu. Menhub pun telah mengantongi hasil investigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) atas insiden tersebut.

“Tidak kalah penting dan signifikan adalah bagaimana Boeing juga harus berikan satu tanggung jawab baik kepada airlines (maskapai) maupun penumpang,” katanya, Kamis (31/10).

Dalam laporannya, KNKT menyebut salah satu penyebab jatuhnya pesawat pengangkut 178 penumpang itu karena ketidaksesuaian desain pesawat Boeing 737 MAX 8 dengan reaksi pilot. Khususnya, jika terjadi kerusakan pada Maneuvering Characteristics Augmentation System (MCAS), fitur baru di Boeing 737 MAX 8.

“Karena semua akhirnya bicara mengenai hukum. Kami tidak bisa menuding orang menyatakan sesuatu tanpa fakta,” katanya.Namun, Budi menyerahkan penyelesaian musibah Lion Air JT-610 tersebut kepada dua pihak karena menyangkut ranah bisnis.

“Kami menyerahkan kepada airlines (maskapai) silakan bussiness to bussiness untuk menjelaskan,” katanya.

Ditemui dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Lion Mentari Airlines Edward Sirait mengaku masih menunggu kepastian hukum terkait permasalahan Boeing 737 MAX 8.

Mengutip CNN, CEO Boeing Dennis Muilenburg tengah menjalani proses sidang di Senat AS. Pada Selasa (29/10), Dennis mengakui kepada Senat bahwa perusahaannya melakukan kesalahan dengan desain Boeing 737 MAX dan layak mendapatkan pengawasan setelah dua kecelakaan fatal Lion Air dan Ethiopian Airlines.

Muilenburg enggan berkomentar banyak terkait jalannya sidang tersebut. Pasalnya, hal ini menyangkut bisnis dan dunia penerbangan global. Namun, ia mengapresiasi upaya Senat AS kepada Boeing lantaran langkah tersebut bisa memberikan kepastian hukum bagi Lion Air dan Ethiopian Airlines.

“Jadi kami lebih baik menunggu saja. Nanti pada akhirnya rilis resmi, baru setelah itu kami bisa komentar,” ujar Muilenburg.

Selain masalah MCAS, KNKT menuturkan terdapat delapan faktor lainnya yang dinilai berkontribusi menyebabkan kecelakaan pesawat Lion Air. Salah satunya adalah tidak ada panduan pelatihan ataupun informasi mengenai MCAS di buku panduan pilot, sehingga pilot tidak mengetahui soal sistem baru tersebut. (cnn)

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

ASN Kemenkeu Perlu Mindset Sebagai Pemberi Dampak Pembangunan

Next Post

Iuran Naik, BPJS Kesehatan Defisit Menciut jadi Rp13,3 T

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

Iuran Naik, BPJS Kesehatan Defisit Menciut jadi Rp13,3 T

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara