Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

Proses Uji Klinis Vaksin Merah Putih Dinilai Memungkinkan Dipercepat

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2020-08-21
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Baca Artikel”]

KeuanganNegara.id -Menteri Riset dan Teknologi Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Bambang Brodjonegoro menyatakan proses uji klinis vaksin virus korona (covid-19) Sinovac bisa menjadi acuan untuk vaksin covid-19 buatan dalam negeri (Merah Putih). Utamanya, terkait jangka waktu tahapan uji klinis.

Uji klinis tahap ketiga vaksin Sinovac diperpendek menjadi tiga bulan. Meskipun, menurut Bambang, standar uji klinis vaksin di Indonesia biasanya dilakukan selama enam bulan di setiap tahapannya.

“Kalau misalnya Sinovac bisa melakukannya dan hasilnya memuaskan, tentunya kami akan bicara dengan BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), apakah uji klinis tetap enam bulan seperti biasanya, atau bisa tiga bulan seperti Sinovac,” kata Bambang dalam program Newsmake.

Bambang membeberkan tahapan uji klinis vaksin dan waktu yang dibutuhkan. Fase pertama, kata dia, uji vaksin biasanya fokus terhadap keamanan maupun efek samping yang ditimbulkan dari vaksin tersebut.

“Karena kalau vaksin biasa itu tahap satu saja itu butuh waktu satu sampai dua tahun,” ujarnya.

Fase kedua, lanjut dia, tahapan uji klinis sudah mulai acak dan tersamar. Serta, menggunakan kontrol plasebo terhadap penerima. “Seperti dilakukan vaksin, padahal tidak. Sehingga bisa dibedakan nanti bagaimana daya tahan tubuh terbentuk,” ujarnya.

Dalam fase kedua ini, penerima vaksin mulai masif, berbeda dengan tahap pertama yang masih terbatas. Waktu yang dibutuhkan juga lebih panjang. “Fase kedua ini biasanya dua sampai tiga tahun. Untuk covid-19, bisa delapan bulan, ini relatif panjang,” ucap dia.

Selanjutnya, fase ketiga bakal melihat efektivitas dan keamanan dari vaksin terhadap si penerima. Fase ketiga bakal melibatkan ribuan relawan yang diambil secara acak dan prosesnya berlangsung dua sampai empat tahun. Namun, khusus untuk covid-19, bisa dilakukan selama delapan bulan.

Bambang menambahkan, fase kedua dan ketiga dalam proses uji klinis vaksin covid-19 juga bisa digabungkan, sehingga bisa lebih mempercepat waktu. Jika uji vaksin biasa, fase kedua dan ketiga memakan waktu dua sampai empat tahun. Namun, khusus vaksin covid-19 bisa dilakukan selama delapan bulan.

Ia menilai, BPOM juga bisa memperpendek fase-fase uji klinis untuk vaksin Merah Putih. “Ini tampaknya ada kemungkinan BPOM bisa juga memungkinkan tahapan uji klinisnya diperpendek. Yang penting tidak boleh dikorbankan jumlah penerimanya,” terang Bambang.(msn)

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

Bio Farma – Sinovac Sepakati Produksi 40 Juta Vaksin Covid-19 untuk RI

Next Post

Airlangga Bidik Pertumbuhan Ekonomi 0,25 Persen, Ekonom: Sangat Sulit

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

Airlangga Bidik Pertumbuhan Ekonomi 0,25 Persen, Ekonom: Sangat Sulit

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara