Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

BPK Percepat Audit 6 Kementerian

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2020-01-06
in Hot News
Reading Time: 2 mins read
A A
0

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Baca Artikel”]

KeuanganNegara.id-Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) akan memulai audit keuangan 2019 pada hari ini, Senin (6/1), terhadap enam kementerian yang berada di bawah Auditoriat Utama Keuangan Negara (AKN) IV.

Ketua BPK Agung Firman Sampurna mengatakan percepatan mulainya audit ini dilakukan dengan tujuan pemeriksaan dapat rampung sebelum bulan puasa.

Rencananya, proses pengujian, pengumpulan data dan informasi pun sudah bisa diselesaikan meskipun proses audit masih berjalan.

“Jadi (sisa proses) tinggal diskusi tiga pihak (Three Party Disccussion),” kata Agung, di Kantor Pusat BPK, Jakarta.

Dia berharap Pimpinan AKN yang lain juga perlu mempertimbangkan langkah serupa supaya proses audit lebih fokus, dan dapat diselesaikan lebih cepat.

Pimpinan AKN IV BPK Isma Yatun menyebut enam kementerian yang berada dalam pengawasannya yang segera dimulai pemeriksaan yaitu Kementerian PUPR, Kementerian ESDM, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), dan Kementerian Pertanian.

“Pemeriksaan ini mempunyai tujuan untuk memberikan opini atas laporan keuangan masing-masing Kementerian atau Lembaga,” ungkap Isma.

Dalam proses pemeriksaan, Isma menyebutkan beberapa kriteria dalam audit. Seperti, kesesuaian penyajian angka dengan standar akuntansi, kepatuhan terhadap UU serta efektivitas.

Berdasarkan paparannya, dari keenam kementerian tersebut, Kementerian PUPR saat ini telah memiliki laporan keuangan dengan predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

“Tahun lalu opini sudah cukup bagus 5 dari 6 K/L telah menerima opini WTP. Hanya satu yang masih menerima Wajar Dengan Pengecualian (yakni PUPR),” ujarnya.

Sementara, kementerian yang pada tahun lalu mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) adalah Kementerian ESDM, dan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.

Isma menyebut opini dari BPK tersebut bisa berubah tergantung hasil penilaian lebih lanjut. Namun, dia berharap tahun ini hasil audit keenam kementerian tersebut akan tetap meraih opini yang baik.

“Ini tidak statis bisa naik turun, oleh karena itu untuk yang peroleh WTP selalu pertahankan dengan menindaklanjuti rekomendasi BPK,” jelasnya.

Terakhir, teruntuk Kementerian PUPR, Isma mengatakan akan memantau terkait tindak lanjut dari rekomendasi yang menjadi pengecualian pada tahun lalu.Isma mengungkap di setiap kementerian ada komponen yang diperhatikan. Seperti belanja perjalanan dinas Kemenko Maritim dan Investasi yang masuk ke dalam kategori risk based audit.

Selanjutnya, Kementerian ESDM adalah terkait belanja modal, khususnya jaringan gas dan aset tetap yang akan menjadi PMN alias penyertaan modal negara, juga penerimaan negara bukan pajak dari mineral dan batu bara. Sementara Kementerian KLHK, komponen yang akan diperhatikan adalah PNBP izin pinjam pakai kawasan hutan yang belum terotomatisasi.

Berikutnya, hal yang akan dipantau pada Kementerian Kelautan dan Perikanan adalah tindak lanjut atas pengadaan jaring apung, serta belanja modal dengan mekanisme design and build.

“Sementara aspek Kementerian Pertanian yang diperhatikan adalah belanja barang yang akan diserahkan kepada masyarakat, serta saldo akun belanja dibayar di muka karena nilainya masih tinggi,” lanjut Isma.

“Terkait belanja barang, persediaan, belanja modal, dan aset tetap,” tukasnya.

Dari keenam kementerian tersebut, Isma mengatakan lima kementerian signifikan dalam penyusunan laporan keuangan pemerintah pusat. Artinya, apabila dalam pemeriksaan terdapat opini tertentu, maka akan mempengaruhi laporan keuangan negara.

“PUPR, ESDM, KLHK, Pertanian, dan Kemenko Maritim dan Investasi, oleh karena itu kita ajukan lebih awal,” pungkasnya.(cnn)

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

Tekan Harga Gas, Jokowi Izin ke Sri Mulyani Potong Penerimaan

Next Post

Utang Jatuh Tempo BPJS Kesehatan ke RS Rp14 Triliun

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

Utang Jatuh Tempo BPJS Kesehatan ke RS Rp14 Triliun

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara