Keuangan Negara
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login
No Result
View All Result
Keuangan Negara
No Result
View All Result

Donald Trump Patahkan Harapan Damai dari Perang Dagang

Keuangan Negara Indonesia by Keuangan Negara Indonesia
2019-11-11
in Internasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Baca Artikel”]

KeuanganNegara.id-Presiden AS Donald Trump mematahkan harapan damai dari perang dagang dengan China. Ia menegaskan bahwa AS belum setuju untuk menghapus tarif atas impor sejumlah barang dari China.

Pernyataan Trump yang dilemparkan pada akhir pekan itu sekaligus menepis optimisme Kementerian Perdagangan China yang sebelumnya menyebut ada peluang kesepakatan dagang.

“Mereka (China) ingin kemunduran. Saya belum menyetujui apapun. China ingin sedikit kemunduran, bukan kemunduran total karena mereka tahu saya tidak akan melakukannya,” ujar Trump.

Persoalan tarif impor menjadi titik utama dalam negosiasi kedua negara ekonomi terbesar di dunia tersebut. Persoalan tarif pertama kali mencuat pada awal tahun lalu karena klaim Trump atas ketidakseimbangan neraca dagang antara AS dan China.

Perang dagang menjadi sengit dan berdampak pada negara-negara lain di dunia. Alhasil, kedua pemimpin negara sepakat untuk bertemu dan membahas jalan damai. Namun, hingga kini kedua belah pihak belum juga bersepakat.

Akibatnya, ekonomi negara-negara di dunia ikut terdampak, termasuk pasar uang dan investasi. Pasang surut kesepakatan AS dan China ini sebetulnya bukan hal baru. Para ekonom bahkan mengaku skeptis akan tercapai kesepakatan sejak awal pertemuan.

“Kita telah belajar dengan negosiasi ini bahwa mereka tidak selesai sampai tinta mengering. Saya sendiri masih belum yakini kesepakatan akan dilakukan,” ujar Scott Kennedy, Wakil Direktur Ketua Freeman sekaligus Pusat Studi Strategis dan Internasional, think thank Washington.

Sementara itu, Ekonom UBS Robert Martin mengaku telah memperingatkan kliennya untuk tidak menaruh harap karena tanda-tanda perdamaian akan tertunda hingga Desember 2019.

“Kami telah lama mencatat penandatanganan kesepakatan yang komprehensif terbukti sulit dipahami dan kami sekarang memiliki konfirmasi bahwa penandatanganan bahkan perjanjian paling mudah pun terbukti bermasalah,” imbuh dia.

Dalam beberapa pekan terakhir, penasihat Trump telah mendesak untuk mengurangi ketegangan perdagangan dengan China karena risikonya mengancam ekonomi AS, termasuk mengancam suara Trump pada pemilihan umum 2020 mendatang.

“Saran kami adalah mendapatkan tawaran terbaik yang bisa Anda dapatkan sekarang, karena begitu Anda menandatangani perjanjian, perekonomian akan melaju. Inilah satu-satunya hal yang menahan pertumbuhan sekarang,” terang Stephen Moore, tokoh yang sempat dipertimbangkan untuk duduk di The Federal Reserve awal tahun ini. (cnn)

Share this:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
Previous Post

BPJS Boleh Tagih Iuran di Muka Lebih Banyak ke Sri Mulyani

Next Post

Moody’s Sebut Risiko Refinancing Bisnis Batu Bara Meningkat

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara Indonesia

Keuangan Negara provides the latest economic, business, e-commerce, start-up, stock market, financial and all entrepeneur news from around Indonesia.

Next Post

Moody's Sebut Risiko Refinancing Bisnis Batu Bara Meningkat

Discussion about this post

Stay Connected

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Recent News

Ramalan BI soal Tapering Off The Fed dan Siasat Mengantisipasinya

2021-06-30

OJK Pastikan Pinjol Legal Tidak Bisa Akses Kontak dan Galeri HP Debitur

2021-06-30

SKK Migas: Tujuh Proyek Hulu Migas Senilai Rp 21,12 Triliun Rampung

2021-06-30

Jokowi hadiri Munas Kadin di Kendari, ini agendanya

2021-06-30

Tentang Keuangan Negara

Keuangan Negara menyajikan berita terbaru keuangan negara, ekonomi, bisnis, e-commerce, start-up, finansial, dan entrepreneur yang bersumber dari berbagai situs dan narasumber resmi

Follow Us

Menjadi Penulis

Keuangan Negara membuka kesempatan kepada siapapun dengan latar belakang apapun untuk bergabung menjadi kontributor.

Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@keuangannegara.id

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi halaman berikut ini.

Telusuri Berdasarkan Kategori

  • Artikel
  • Bisnis
  • BUMN & BUMD
  • Daerah
  • Daftar
  • Dasar Pengetahuan
  • E-commerce
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Hot News
  • Hukum
  • Internasional
  • Investasi
  • Nasional
  • Pemeriksaan
  • Pengadilan
  • Tanya & Jawab
  • Tentang Kami
  • Menjadi Penulis
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Advertising

© 2017 Keuangan Negara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Hot News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • BUMN & BUMD
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • E-commerce
    • Finansial
  • Hukum
    • Daftar
    • Pemeriksaan
    • Pengadilan
  • Investasi
  • Dasar Pengetahuan
  • Login

© 2017 Keuangan Negara